|
19
Websit e social
m
edia
m
amp u mengakomodasi
k
ein ginan
p
engguna
unt uk
berint eraksi secara int erakt if
dan berp art isip asi
p
ada
ap a y ang
mereka
minati. Karena kel ebihan cara
berkomun ikasi
y
ang
int erakt if
sert a
jangk auan
glob al
y
ang dimiliki socia l m edia, saat
ini bany ak p erusahaan-p erusahaan baik
nasional
maup un
mult i
nasional
mem anfaat kan social m ed ia untuk
melakukan
komunikasi p emasaran p roduk/jasa y ang dijual
kep ada p ara pelanggan.
Int erakt ivit as
menumbuhkan art i
baru
ket ika hal
it u
dit erap kan melalui
t
eknologi
web
2.0 dan
social
m
edia
seba gai
dia lo g komunikasi
dua
arah antara
konsumen
dan p erusahaan
seh ingga
menjadi l ebih
aktif
dan
interakt if
(Ivanauskas,
2009).
Seba gian
besar
akademisi
pemasaran
(K ot ler,
2003;
Pet t t
it
dan
Bassingt on, 2005) men gakui pent ingnya mencip takan
saluran pemasaran dua
arah ant ara konsumen
dan p erusahaan
unt uk me mban gun m erek, customer
relationship m anagem ent, sales
dan seba ga iny a. A rmano
(2008) berp endap at
bahwa social
media
me lamp aui pemasaran int eraktif
yan g
dif asilit asi oleh
int eraksi
komp ut er-manusia dan
memperkena lkan
int eraksi
m
anusia ke
manusia
y
ang
dil akukan melalui t eknolo gi. Pada komunik asi
pemasaran
mela lui social
media
perusahaan
t dak
idak
akt if
sendir ian m eny ebarkan kont en
mela inkan
memb erday akan
p
ara p enggun a unt uk
t
erlibat
dan
berint eraksi
dengan pengguna lain melalui
saluran
online
social
m
edia
dan
menghasi lkan
kont en
baru
t
entang p erusahaan
(blogging, koment ar,
j
ejar ing sosial
dan
l
ain-
lain).
|