Home Start Back Next End
  
18
1
2.4    Electronic Voting (E-Voting)
Definisi e-voting memiliki beb erap a versi
namun
y
ang lebih kita
lihat
cermati
adalah 
tujuanny a 
y
aitu   lebih   men gacu   kep ada 
p
roses 
p
emanfaatan   p erangkat
elektronik  
untuk
lebih
memudahkan
dan
melan carkan
p
roses
dan
mengotomatisasi
segala kemun gk inan camp ur tangan
indiv idu dalam
tiap p rosesny a
(Smith dan Clark,
2005).   Salah   satu   definisi 
e-voting   diantarany a,
e-voting   adalah   suatu
sistem
p
emilihan d iman a data d icatat, disimp an, dan dip roses dalam b entuk informasi digital
(VoteHere 
Inc, 
Ap ril  2002).  Centinkay a  dan  Centinkay a 
menambahkan  d efinisi
e-voting
bahwa
e-voting
refers
to
the
use
of
computers or computerised
voting
equipment to cast ballo ts
in an election (Centinkay a
&
Cetinkay a, 2007).  Electronic
Voting (E-Vo ting) merup akan bagian dari e-government den gan
jenis
hubun gan
G2C
(Government
to  Citizen),  p erkemban gan
ilmu  p en getahun  dan  teknolo gi
(IPTEK)
sudah
selay akny a
dap at
dimanfaatkan  guna
memajukan
dan
memudahk an
aktivitas
p
roses 
kebutuhan 
manusia 
baik   y ang 
sif atny a 
p
ersonal 
maup un 
interp ersonal.
E-voting  telah  digunak an  oleh bany ak  negara
sep erti
Amerika  Ser ikat,  Australia,
Austria,   Belanda,   Belgia,  
Brazil,   Estonia,   In ggr is,   Irlandia,   Jerman,   Kanada,
Norwegia, Per ancis, Philip ina, Portugal, Sp any ol dan Swiss.
Riera 
d
an 
Brown 
(2003)   serta 
de 
Vuy st, 
dan 
Fairch ild, 
(2005)
menjelaskan
b
erbagai
manfaat 
y
ang
d
ap at  dip eroleh  dalam
p
enggun aan
e-voting,
diantarany a :
1.   M emp ercep at p roses p erhitungan suara.
2.   Hasil p erhitungan y ang lebih akur at.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter