|
35
Atau dapat juga menggunakan persamaan:
DFL
EBIT
EBIT
I
Menurut Keown, John (2005,
p525),
Perusahaan dikatakan
mempunyai
financial
leverage ketika asetnya didanai dengan surat berharga berpendapatan tetap
(fixed rate of return) atau dengan kata
lain, kehadiran
hutang dan atau saham preferen
sebagai
sumber
pendanaan
aset
dapat berarti perusahaan
sedang
menggunakan
financial leverage.
Rasio
ini
mengukur
tingkat
sensitivitas
laba
per
lembar
saham
(positif atau negatif) terhadap perubahan laba operasional (EBIT). Berdasarkan hasil
pengamatan,
semakin
besar
degree
of
financial
leverage,
akan
semakin
besar
fluktuasi pendapatan per lembar saham (earning per share).
Berdasarkan
Eugene, Gapnenski
(1997, p48), perluasan dari penggunaan
pembiayaan oleh hutang atau financial
leverage, mempunyai tiga dampak penting : (1)
Dengan
meningkatkan pendanaan
melalui
hutang, pemegang saham dapat mengontrol
perusahaan dengan
investasi
yang terbatas. (2) Kreditur
melihat ke
modal, atau
pendanaan
oleh
pemilik,
untuk
menetapkan
batas
aman
(margin
of
safety), jadi jika
pemegang saham hanya memberikan sedikit proporsi dari total pembiayaan, sebagian
besar
risiko
dari
perusahaan
akan
ditanggung
oleh
kreditur. (3) Jika perusahaan
memperoleh
lebih
banyak
pendanaan
melalui
investasi
dengan
meminjam
dana
dan
membayar
bunga,
tingkat
pengembalian
pada
modal
pemilik
diperbesar,
atau
leverage.
|