![]() 14
Un:uk
melakukan
samplmg yang baik,
s
hingga
informasi
yang
terdapat
di
dalam
sinyal
analog
tersebut
tidak
hilang,
maka
frekuensi sampling
harus
dua
kaE atau
Jehih dari
frekuensi sinyal
yang
akan
disampling.
Hal
ini
dinyatakan
dalam
Nyqwsl
sampling
theorem,
bahwa
suatu
sinyal
analog
dapat
disampling
dengan
baik
hila
frekuensinya
(fa) tidak
!ebih dari
setengah frekuensi
sampling
(
fs ). Pemyataan
ini
dapat
dituliskan
dalam
persamaan
2. I
sebagai
berikut
:
J;,
S
0.5/
5
Pers_
2.1
Apabila
sinyal
analog
yang
diberikan,
frekuensinya
tidak
memenuhi
syarat
di
atas, ;naka
yang
terjadi
adalah
sinyal
baru
(hasil
bentukan
dari
sample-sample tadi)
yang
tidak
sama
dengan
sinyal
aslinya
Hal
ini
mengakibatkan
informasi
yang
terkandung di
dalam sinyal
analog
tidak
lengkap
bahkan
bisa
hilang.
Terbentuknya
sinyal
baru ini
dinamakan efek aliasing.
Efek
aliasing
ini
dapat
dihindari
dengan menerapkan teorema
Maka
jika
frekuensi
tertinggi
pada
sinyal
analog
xa(t)
ada!ah
F."Jlax
B
dan
sinyal sampling
dengan
frekuensi
sampling
F, >
2. Fmax 2 B, maka
Xa{t)
dapat secara
tepat
dibentuk
kembali
dari
nilai-nilai
sampling
dengan
menggunakan fungsi
interpolasi
yang
dirumuskan
oleh
pers. 2.2.
u(t)
=
sin(21r Bt)
"'
2n: Bt
Pers. 2.2
di
mana
hasil
pembentukan
kemba!inya dirumuskan
dengan
:
Pers. 2.3
|