|
15
Frekuensi
sinyal
sampling
F, =
2B
2 Fmax dikenal
sebagai
Nyquist
Rate,
}
v.
Sed&ngkan
frekuensi
sinyal ana iog
di
mana
besamya
setengah dari
besar frekuensi
sampling disebut
sebagai
folding fi-equency.
2.6
Sinyal
yang
dihasilkan setelah
proses
sampling
berupa sinyal
waktu
diskrit
dengan
nilai
arr.plitudo yang
kontinu
(discret
time
stgnal
continues
value).
Maka
kuantisasi
bertujuan
untuk
mengubah
sinyal
waktu
diskret
hasil
sampling
merJadi
sinyal
waktu diskret
dengan
nilai amplituda
yang
diskret
pula (d;scret wne
signal
discret
value).
Diagram
proses kt!antisasi ini da.pat digambarkan
sebagai
berikut
:
x(n)
_!<trantisasi
10
xq(n)
Di
mana dalam proses kuantisasi
ini,
besamya
error yang dihasilkan
adalah
:
eq
Xq(n)-x(n)
dengan
eq
merupakan
kesa!ahan
kuantisasi (quantization
error).
Pers. 2A
Proses
kuantisasi
ini
menentukan kualitas
sinya!digital yang
dihasilkan.
Pada
gambar
2.8
output
dari pengkuantisasi {kua.'ltisasi level)
dituliskan
oleh
notasi
xk.
mana
jarak
a.TJ.tara
level
kuantisasi yang berurutan melliadi
variabel yang
menentukan
kua!itas sinyal
digital
yang diperoleh.
Variabel
ini
dikenal
sebagai
quantizer
step, D..
Hal
ini
d&pai dituliskan
oleh persantaan
di
bawah
ini
:
xk+l-ii:k =A
di
mana k =
1,
..., L
1
dengan
L
adalah
selang
kuantisasi.
Pers. 2.5
Dengan
demikian
semakin
keci111 maka
semakin
baik sinyal
digital
yang dihasilkan.
|