Home Start Back Next End
  
25
abed
Sehingga
pada sinya!
yang
satu
(aObOcOdO)
titik 
yang
genap 
mendapat 
nilai 
nol
sedangkan 
pada
sinya!
lainnya
(OeOJOgOh)
titik 
yang 
b'llPJi!
yang 
mendapat 
nilai 
not
Penggeseran 
sata  titik
ini
pada
domain
wak:tu, sebanding
dengan 
mengalikan 
spektrum
(pada  
domain  
frekuensi)   dengan   suatu 
sinyal   sinusoidal.  
Pada  
gambar  
2.12,  xS
menunjukkan
bahwa sinyal tersebut
dikalikan
dengan
sebuah
sinyal
sinusoidal
yang
frekuensinya 
sesuai. 
Jadi  akibat  dari 
operasi  xS,
sinyal  titik 
ganjil 
digeser 
satu 
titik
seperti
halnya
pada
sistem
domain
waktv
sebe!umnya.
Bam
setelah 
itu
sinyal
titik
genap
i.lengan sinyal
titik
ganjil
yang
sudah
digeser
dijumlahkan
dan
dihasilkan 
sebuah 
sinyal
dengan 
8
titik
daiam
domain
fi:ekuensi.
Gambar
2.12
dapat 
digambarkan 
dengan
!ebih
sederha;1a seperti
pada gambar 2.13.
Gambar 2.13 FFT  Butterfly
Diagram
alir
yang
sederhana
ini disebut
sebagai
butterfly.
Butterfly
merupakan
bagian  perhitungan 
dasar
{Mam 
FFT 
yang
inputnya  berupa 
dua 
titik 
kompleks, 
!aiu
dikonversi
menjadi
dua titik
kompleks
lainnya.
Butterfly   ini
digunakan   untuk 
menggambarkan 
peruraian   (deciiiUltion)
yang
terjadi.
Di
mana
dikenal
dua
jenis
peru::raian,
yaitu
peruraian
dalam 
waktu
(decimation-
in-time   :disingkat  DIT) 
dan  
peruraian  
dalam  
frekuensi  
(decimation-in-frequency
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter