|
BAB2
LANDASAN
TEORI
2.1
.Perkembru:gan Tel
:lwmunikasi Radio
Selula:r Terrestrial
Perkembangan
telekomunikasi
radio bergerak
sangat
pesat,
diawali
dengan
peneiiciannya pada tahun delapan
puluhan di
mana era analog
mu!ai
dirintis
untuk
diperkenalkan
kepada
pasar
hingga akhimya
kini
kebutuhan
akan
multimedia
yang dapat
mengi.lruti
kebut!Lium penggu:na.
Secara
garis
besar,
generasi
pertama
diperuntukan
untuk
komunikasi
suara,
dengan
hubungan
sambu.'1g-untai (Circuit-switched),
menggunakan
pita
sempit
(narrawband)
dan
masih
analog.
Kema1npuan
roaming
hanya
untuk
skala
nasional.
Contoh
dari
generasi
pertama adalah
sistem
l'i'MT (Nordic
Mobile
Telecommunication),
AMPS
(American
!vJoblle
Phone
System),
TACS
(Total
Access Communication
System).
Teknotogi
generasi
kedua
kebanyakan
rr;asih
diper;,runakan untu.\
komunikasi suz.ra
dan
masih
menggunakan
pita sempit
serta teknik sambung
urJai.
Sedangkan
sistem-sistem
generasi
sekara;:g
telah
w<:nggunakan
teknologi
digital,
dimana der:gan
teknoiogi
digital
keaw.anan
dan
kerahasiaan
pengguna,
yang
L!erupakan
ke!emaium
dari
sistem
analog
generasi
perta.ma, dapat
lebih
ditingkatkan.
Reaming
dapat
dilakukan
untuk skala
regional,
dan
pemanfaatan
pengiriman data
dapat
dilakukan dengan
kecepatan bit
yang
cukup
rendah
(9,6
Kbps).
Standar
yang r1endunia ada dua
jenis yaitu GSM (Global
System for
Mobile
Communicatwn) di
Eropa
dan
sebagian Asia Pasifik,
dan
CDMA
(Code
8
|