![]() 13
Sei2trah Teknologi GSM
awal
tahun 1980, perkembangan
pasar
sistem telepon
selular
yang
tidak
terkoordinasi,
dim:L'la
setiap negara
mengembangkan
sistem
selular sendiri
menyebabkan
teljadinya
ketidakcoc{)kan
sistcm
selular antar
negara.
ini mengakibatkan penggum
tidak dapat menggunaka,.'l telepon
selular
yang sama
di
negara
lain
dan hal ini juga menyebabkan
kenaikan
harga
telepon
selular
pun
semakin
meningkat. Dengan
m< mJ: ertin:tbanglam.
faktor
ekonomi dac'"l
kekurangan
pada
tiap
teknologi,
fenomen.a perkembangan
tcknologi teiepon
seluler
di
negara-negara
Eropa
yang
masing-masing
berbeda
dan
tidak
kompatibel
ini
memunculkan
ide
untuk
membw..gun su.atu
sistcm
yang mendukung
kompatibilitas untuk
semua
teknologi
yang
dikembangkan
negara-negara
tersebut. Ide tersebut
direalisasikan
pada
tahun
1982
dengan
membentuk
kelompok studi
yang
bern.ama
Groupe
Speciale
Mobile
(GSM) di
ta.':twl
1982. Grup
ini
bertugas
untuk
mempelajari dan mengembangkan sistem tdekomunikasi
selular
masa
depan
Eropa.
Pada tabn
1986,
diperkirakan
bahwa
teknologi
selular
analog akan kehabisan kapasitas pada
awa!
tahun 1990-a.'t dan sebagai
langkzili antisipasinya dimulailah penelitian untuk menerapkan sistem
digital.
Keoudian
CEPT
(Conference
of
European Posts
and
Telegrapfu)
mempersiapkan dua
blok
frekner.si di
sekitar
frekuensi
900
Mhz
bagi
sistem
yang Sistem
kemudian
ditetap\an
memiliki
pita frekuensi
antara
890
915
Ml1Z
bagi
uplink
dan
935
960
Mhz
untuk
downlink
denga11
setiap
pita
frelmensi di bagi
atas
beberapa channel yang
lebarnya 200Khz.
|