Home Start Back Next End
  
32
cepat,  dan
dapat  lebih
memfokuskan
pada
suiitu 1ugas
karena  user tidak  perlu
membuang-buang waktu umuk mengingat perbedaan-perbedaan dalam hternksi.
Jika 
frekuensi 
pe!'.ggunaau
oeningkat 
ma.lca 
perlrr
dil.alrukan
pengunmll-an
jumlah
interaksi
dengan
memanfaatkan
fasilit!llS shorlc<Jts. Shortcuts seperti
tombol-
tcmbol 
k..l:msus, 
hidden 
commands, 
dan  fasilit!llS            
disukai
frequent
h1owleclgeable users
karena dapat
memberilam
Wl!.ktu
respon
yang
semak:in
singkat
da.'l vva1.'1u tampilan yang makin cepat.
"
Memberikan fe:zd.back yaiJJg iTilrm•m•ttif
Sistem
ha.rus
menyedia.kanfeedback           setiap
aksi pemakai. Isyarat-
isyamt
sepe::ti
s:mra
da<
tampilan visual
ha.ms
ditampi!kan ootllk setiz.p
int.eraksi pemakai
memberi a'tu
bahwa sofuvm:
memberikan respon
masukan dari pemakai.
Urutan
aksi
rrarus
tersusun
da!am
bagian
awal,
tengah,
dan
akhir
suatu
grup.
Feedback  
penye!esaian  aksi  
yang 
informatif, 
memberikan 
kepuasa.'l 
kepada
operator
I
pengguna,
perasaan
iega,
siL"lyai 
untuk
mendapat
kemungkinan
rencana
dan             
dati
pildran
pen.gga"lllser.a
indikasi
bahwa
cam
tersebut
jelas
ootuk
mempersiapk<L"1 aksi berikutnya.
Penggurraan. desain
interface
yang
terbaik pun,
pe!r,akai
tetap
dapat
membuat
kesalahan.  Kesalahan
dapat  secara  fisik  (seca.ra tidak  sengaja  meni1"\iuk
perintah
data
yang
salah.)
dan
secara. mental
(membuat kepurJSan
yang
salah
menger-uai
perintah
dan
data
yang dipilih).
Maka sistem
didesain
sedemikian
rupa
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter