![]() 33
agar
pengguna 1idak
membuat
kesaiahan
yang
serius.
Jika
terjadi
kesal.ahan,
sistem
harus
bisa
mendeteksi
dengan
menawarkan
mekanisme
penanganan
yang
sederbana
dan
dimengerti.
Sedapat
mungkin,
as
'
CSl
.
diulangi
(di-undo).
ini dapat
mengurangi,
menghila.-;gkan
kecemasan
kar1ena pengguna
tabu
bahv..'a kesalahan
d:r.ilan&bn.
Dengan begitu d:!:pat
mendorong kita
tLntuk menjelaja:bi
piliihru -
piiihan
yang
dikenal.
Pengguna
merasa
bahwa
ia
bemsaha atas
sistem
dan
sistem
menuruti
perintar,nya. Ti::lda.k:arr sisterrr
yang
oengejutkall,
data
yang nm:rit,
kesulitan
uru
m
memperoleh
inform.asi
penting,
dan
ketidakmampuan
untuk
melakuka.n
tindakan
yang
diinginkan alam
membu:a-t ke<:ernall&""!.
dan
kctidakpuasan.
Ma."lusia
mempunyai
keterbatasan dalam
menghafal. Maka
tampilan sebaiknya
dihuat
sederhana,
tampilan
inforrr;asi dikelompok.ftekuen.si
gerakan wimhw
dikucangi, serta
diberikan waktu latil1a:1::
yang C1.Llrup
untuk kode,
mnemonics,
dan
urutan aksi.
Untuk
memudahkan sebaiknya
d!.buatlcan akses online
unrdc
menca.i istilah, singkzitan ro upun
lli.utan
aksi
yang
sering
dipakai
n!l1'Tiun
sulit
|