![]() 28
Alll'lli§r>J Sistem
Menurut
Laudon
(2002,
p3l6),
analisis sistem
merupakan ar.alisis daii
suatu
masruah
di:nll.l1lll
perusahaan
akan
merrooba memooahkrumya
denga,'l suaru
sistem
iP£ormasi.
Analisis sistem
terdiri
dad
pendefinisian
masalah, identifika.si
penyebab
pew""lasalahan,
menspesifikasi
solusi,
dan
mengidentifikasi kebutur'la11-kebutuhan
infon:nasi yang diperlukan
oleh sebuah solusi sistem.
Analisis sistem neliputi
studi
kelayakan
(feasibility
study)
menerrtukan
apakah
sclusi
layak:
secara
keuangarc, teknis
dan operasionru.
Studi
kelayakan
menentukan
apak:ah
sistem
y::mg
diusulk!m
1
investasi
ya11g
baik,
apaka.':l
teknologi yang diperlukan oleh sistern tersedia
dapat dita.r:..,oru:ri oleh spesialis sistem
infor:masi perusahaar.,
dan
apakah orgamsas1
dapat
ditimbulkan
sistem.
Langkah selanjutnya !l.llal.is
sistem alam menentuki:ID.
kebutuhan informasi yang
dipemmi
sol.usi sistem.
Kel::m.tuhan i.nfor:masi.
.adalah
sebuah. pemyataan rinci
dari
kebui:uhan infmmasi
y!lllg
harJS
dipenuhl
sistem infonnasi
yang barn. Dalam
analisis siste:m
diide:ntifika.si siapa yang
membutllh.kl.!.n infonnasi, i.Ylforrnasi apa yang
Per·anl:alli!iili.il.
Sistem
Menunrt Laudon (2002, p311), pera."lcangan sistem ada1ah suatu ri.i!cia."l
tentang
bagairrrn.."l£1
sebuah
sistem
akan
me::nenuhi
keburuhan
infon:nasi
ya11g
telah
ditentukan
pada
rul!llisis sistem.
Perancang sistem akan merinci
spes.iflkasi sism yang rurn.n
menjalanlam fungsi-
fungsi
telah diide:rtifika.si
analisis
sistem. Spesifikasi-spesifika.si
|