![]() 29
dari sistem
Karena kel,utJuha:n
ir£ormasi pengguna akan
menggerakkan k.e!>elurrul!all aktivitas
pengemhat'1gan sisten1,
pe
runa
hams
memiliki kontro!ya.'lg culam
pad!! proses
perancangan
bahwa sistem
merefleksikan
bisnis dan
mene1jema."!kan spesifikasi-spesifikasi sistem
yang
telah
dipersiapkan
selan:1a
perancangan sistem ke ruuam kode progmm.
Menurut Laudon {2002, p319), pengetesan merupakan
keseluruhan pro,ses
kondisi yang
di!mr1ipkan.
Peagetesan se'.:muh
dapat
dibagi
mePJadi 3 jenis kegiatan
yaitu:
1.
U.>Jit testing,
adalah
pengetesan tiap-tiap program secara terpisah di
dalrun
sistem, sering disebut
testing.
2.
System
testing,
adala.h
fungsi-fi.lllgs.i dari sistem infmmasi secam
keselurllha.'l
deng&'l
menentukan
apakah modul-modul
terpis&'l
dapat berfliDgsi secara bersam!lc·sama seperti yang
direru::anakan.
3.
Acceptance testing,
sertifikasi
akhlr
bahw-a sistem
siap
digll!"lakan dalarn penJSabaan.
|