Home Start Back Next End
  
13
S!stem l<alktdasillll!ay;l! Tradiisiooai
2.::u 
Pengertian Kalllru!asl Slaya
Tr!!dlsiona!
Menurut Hammer,Carter,
dan Usry (1994,p823) :
"Conventional Oosling matdllng
some or a!! of the fixed manufacturing costs with units of
products,
d
Menurut Hansen dan
Mowen {1999,p13S)
:
sistem
kalkulasl blaya tradlsional
merupakan
sistem
biaya yang membebankan
biaya
kepada produk
dengan
i1anya
menggunakan penggerak aktMtas tingkat
unit."
Dari
kedua
definis
di 
atas   dapat
t.:;slmpu!kan  
sistem
kalkuiasi
biaya
tradisionai
membebankan biaya
produksi berdasarlam jumrah unit yang
dihasltkan yang diukur dengan
menggunakan 
penggerak  akl:iVItas tlngkat unit
(unit-level
activity
drivers)
atau berdasarkan
volume, Penggerak aktivitas tlngkat unit adalah faktor-faktor yang menyebabkan perubahan
biaya akibat
darl perubahan
volume
unit
yang diproduksi.
Penggerak aktlvitas
tingkat unit
in!iah yang digunakan dalam mengaiokasikan biaya produksi ke produk.
Dalam
perhitungan
blaya overhead
hanya dlgunakan
satu
tarlf
biaya overhead
yang
d!ukur dengan penggerak aktivitas
tingkat
unit. 5ecara
umum penggerak
tingkat unit yang
digunakan adalah jam ll:naga kerja lar.gsung, jam mesln, dan unit
yang diproduksi.
Jadi
sistem
kalk!,1asi biaya
tradisional sangat bermanfaat apabila jam ll:naga kerja langsung dan
bahan merupakan
faktor
yang domlnan dalam produks!, dan
jlka
rekoologi stabil serta
produksi dalam !<l!pasitas normal.
Rumus penent:uan·l:arif overhead
:
Tarlf overhead
=
Akumuiasibiaya overhead
Penggerak
aktivitas
tingkat
unit
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter