|
23
Tldak seperti sistern kaliilliasi biaya
tradisiona!, slstem ka!iilllasl ABC
mengakui bahwa
!:ldak semua overhead
proporsiona!
deng:an jumlah unit
yang
dlproduksL
Dengan
mer.ggunakan
penggerak biaya berdasarkan
unit
dan
non-unit,overhead dapat lebih akurat
d!telusurl ke ma:;iilg-masing produk.
S'.stem kalkulasi ABC pert.ama-tama
menelusuri
biaya akt!vltas dan k.emudlan ke produk.
Berbeda
dari
slstem kalkulasl b!aya tradtsional di mana
tahap pert:ama
adalah penelusuran
biaya ke unit organisaSi,seperti pabrik
atau deparremen.
:
:1!.4.2
tdel'ltlfi Gsi Tingkat
"ktillit/1$
Menurut
Hansen
dan Mowen
(1999,p52) aktivitas-aktlvi".as da!am
slstem kalkulasi ABC
dapat dlbagl mef'ljadi 4 tingkatan,
yaitu :
1. Unit-level activities, atau
aktMtas
tingkat
unit
adalah alct:!vltas yang
dllakukan ketika
suatu
unit dlproduksl.
2.
Batch-/eve! activities,
atau aktivltas tingkat batch adalah aktivitas yang dHakukan
ketika
sekelompok
baraog dipmduksl. !liaya akti\iltas tingkat batch beNaliasi menurut
jumlah
batch tetapi tetap da!am hal jumlah unit pada setiap batch,
3. ProducNevel activities, atau
aktivitas
tiogkat
produk
adaiah yang
diperlukan
untuk
mendukung berbagai
produk
yang di roduksi.
Akti\iltas in! mengkonsumsi
input
ya
g
mengembangkan produk atau
memungkinkan
produk
diproduksi
dan dijual.
Biaya
aktivitas
tingkat oroduk
meningkat
ketika
jumlah produk yang berbeda meningkat.
4. Facility-level
activities,
atau
aktivitas tingkat
fasilitas ada!ah aktMtas
yang
menopang
proses
manufak+..ur secara umum. Aktivltas inl
memberi
manfaat bagi organlsasi pada
beberapa tlngkat tetap1 t!dak membertkan manfaat untuk setiap produk speslfik.
|