![]() 26
:LKdemahan Sistem
!Ca!lw!asi
Actfvity-Basat Costing
Mesk!pun
sistem
ABC
memberlkan a!tematlf
penelusuran blaya
ke
produk
individual
se:ara lebih balk, tetapi juga mempunyal keterbatasan yang t>.arus diperhatikan oleh manajer
sebelum menggunakannya (Blocher, Chen, dan
lin,
2000,pp127-128).
1. Beberapa
blaya
mungkin dia!okasikan
ke
departemen
atau
produk
berdasatkan ukuran
volume sebab se:ara pral<tis
tidak dapat ditemukan
aktlvitas yang dapat menyebabkan
biaya
tersrebut
Contohnya
biaya
untuk
mempartahankan fasiiltas,
seperti
aktivitas
membersihkan pabrik dan pengefolaan proses produksi.
2. Beberapa biaya yang diidentifikasl pada produk tertentu diabaikan dalianalisis. Misainya
pemasaran, advertensi,
rtset
dan pengembangan,rekayasa produk,dan klaim garansl.
3.
Slstem
ABC sangat mahal
oo!:Uk dil<embangkan dan dilmplementasil<an. Di samping it:u
membutuhkan
waktu yang banyak.
2.5 Analisis Collt·Volume-Profit
2.5,11"engertl!!111 Anilllfsis
Cost·Volume·Profit
Menurut Hammer,Carter,
dan
Usry (1994,p592)
:
cast-Volume-Profit analysis is concerned
with
determining
the
safes volume and
mix
ol
products necessary
to
achieve a desired level
of
profit
with available resources.
Menurut
McWatters, Morse, dan
Zimmerman (2001,p13B):
Cost-Volume-Profit
analysis
is a
method
that
examines
a
ptoduct:s profili1bility
at
different
sales volumes.H
Darl definisi di atas, dapat
disimpulka:n anailsis Cost-Vofume-Profit (CVP)
atau ana!isis
Diaya-voiume--laba, adalafl suatu metode analisis taba berdasarl<an
pada volume penjua!an.
Secara umum
ti!:lk berat
ana!is!s
CVP
ada!al1
biaya,
volume penjualan, harga
jual dan
laba,
yaltu dengan menganalisa seberapa besar
pengaruh perubahan-perubahan
blaya, volume,
dan harga jualtemadap
laba perusahaan.
|