|
127
7.
Tahun 2011, nilai
interinsik BUMI berada pada Rp-404. Pada
saat
index sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish)
dan titik
tertingginya
(bullish)
pada
tahun
2011
dijabarkan sebagai berikut:
a. Pada
saat
index
sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish),
saham
BUMI
berada
pada Rp3,025. Kesimpulannya
saham BUMI saat itu sedang mahal.
b. Pada saat
index sedang titik
tertingginya (bullish), saham BUMI berada pada
Rp3,125. Kesimpulannya
saham BUMI saat itu sedang mahal.
8.
Tahun
2009,
nilai
interinsik
BYAN
berada
pada
Rp1.080.
Pada
saat
index
sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish)
dan titik
tertingginya
(bullish)
pada
tahun
2009
dijabarkan sebagai berikut:
a. Pada saat
index
sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish),
saham
BYAN
berada
pada Rp1,080. Kesimpulannya
saham BYAN saat itu sedang wajar.
b. Pada
saat
index
sedang
titik
tertingginya (bullish), saham
BYAN
berada
pada
Rp5,650. Kesimpulannya
saham BYAN saat itu sedang mahal.
9.
Tahun
2010,
nilai
interinsik
BYAN
berada
pada
Rp9.609.
Pada
saat
index
sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish)
dan titik
tertingginya
(bullish)
pada
tahun
2010
dijabarkan sebagai berikut:
a. Pada saat
index
sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish),
saham
BYAN
berada
pada Rp5,700. Kesimpulannya
saham BYAN saat itu sedang murah.
b. Pada
saat
index
sedang
titik
tertingginya (bullish), saham
BYAN
berada
pada
Rp12,650. Kesimpulannya
saham BYAN saat itu sedang mahal.
10. Tahun
2011,
nilai
interinsik
BYAN
berada
pada
Rp7,887.
Pada
saat
index
sedang
dalam
titik
terendahnya
(bearish)
dan titik
tertingginya
(bullish)
pada
tahun
2011
dijabarkan sebagai berikut:
|