![]() BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Batu
bara
adalah
salah
satu
kekayaan
alam Indonesia.
Menurut
management
batubara-indonesia.com
(www.batubara-indonesia.com)
sumber
daya
alam yang
tidak
dapat
diperbaharui
yang
berupa
batuan
yang
mudah
terbakar
yang
lebih
dari
50%
-70%
berat volumenya merupakan bahan organik yang merupakan material karbonan
termasuk
inherent
moisture.
Batu
bara berfungsi
untuk
bahan
bakar
pembangkit
listrik
tenaga
uap (PLTU)
hingga
coke
untuk
pembuatan
baja.
Menurut
Mashud
Toarik
dari
majalah Investor
bulan
April
2011,
batu bara
menjadi bahan baku
bagi industri
nasional
maupun
manca
negara.
Batu
bara bisa
diperoleh
dengan
pertambangan.
Menurut
management
batubara-indonesia.com (www.batubara-indonesia.com)
perusahaan
sedang
atau
menengah
yang
memiliki
modal
antara
US$10
juta
hingga
US$50
juta
bisa
terjun
ke
bisnis
pertambangan
batu
bara.
Perusahaan
juga
perlu
menilai
kualitas
batu
bara
di
daerah
pertambangan.
Kualitas
batubara adalah
hal
yang
perlu
diperhatikan
oleh
perusahaan yang
ingin
terjun ke
pertambangan batu
bara
dengan tujuan untuk
menentukan
apakah
batubara
tersebut
menguntungkan
untuk
ditambang
selain
dilihat
dari
besarnya
cadangan
batubara
di
daerah
penelitian
yang
akan
ditambang.
Besarnya
area
pertambangan
batu
bara
yang
tersebar
di
seluruh
Indonesia
cukup
beragam
tergantung
dari
cadangan
batu
bara
di
setiap
titik
yang
sudah
ditemukan
hingga
tahun
2011.
Menurut
Badan
Geologi
Kementrian
Energi
Sumber
Daya
Mineral
penyebaran
cadangan
batu bara yang tersebar
di Indonesia
hingga tahun
2011 digambarkan
sebagai
berikut:
1
|