|
23
1.
(broker).
Belum tentu investasi
yang komisinya
tinggi memberikan
hasil yang
relatif
lebih baik dibandingkan
dengan investasi sejenis dengan komisi yang rendah.
2.
Jangan
letakkan
semua
telur
kedalam
satu keranjang.
Apabila
investor
meletakkan
semua
telur
atau investasi
pada satu instrumen
investasi,
apabila
instrumen
investasi
tersebut
jatuh,
maka
hasil
investasi
tersebut
akan
jatuh
semua.
Tetapi
apabila
investasi
pada
beberapa
instrumen
investasi,
maka
apabila
ada
instrumen
investasi
yang jatuh, maka yang jatuh hanya satu instrumen.
3.
Jangan
mengambil
keputusan
dalam kondisi
panik.
Kondisi
sedang
panic
akan
menghilangkan
kejernihan
berpikir.
Jangan
membeli
setelah
kenaikan
harga
yang
besar
karena
panik
atau
ikut
investor
lain,
kemungkinan
besar
harga
akan
segera
turun.
4. Jangan
terlalu
percaya
bahwa
dengan
mengikuti
prediksi
dan
spekulasi
para
pakar
dan
analis
akan
memberikan
kesuksesan.
Hal
ini
disebabkan
karena
tidak
satu
pun
orang
yang
tahu
dengan
pasti
apa
yang
bakan
terjadi
di
masa
yang
akan
dating.
Bahkan kalau ada sekalipun, tidak akan dipublikasikan
di koran atau majalah.
5. Jangan
mencampurkan dana
investasi
dengan
dana
untuk
kebutuhan
transaksi
karena
akan mengacaukan
kondisi
keuangan
investasi.
Jangan
abaikan
untuk
membayar
utang
konsumtif
yang
ditanggung,
misalnya utang
kartu
kredit,
kredit
mobil yang lebih tinggi dari bunga tabungan, karena akan mengikis hasil
keuntungan
investasi.
Menurut website
infovesta
(www.infovesta.com)
yang
ditulis
oleh
managemen
infovesta pada
tanggal 30
Januari 2008, proses keputusan investasi merupakan
keputusan
yang berkesinambungan
(on going process)
dengan
tahap-tahap
sebagai
berikut:
|