Home Start Back Next End
  
33
yang 
menjual 
sahamnya 
sehingga 
harganya 
akan 
menurun. 
Tentu 
saja, 
hal 
yang
sebaliknya
juga dapat terjadi.
Menurut
website
Indonesia
Institute
Of Private
Whealth
Management
(www.wealthindonesia.com)
yang
ditulis
oleh Philip
Dwantanto,
kondisi
lainnya
yang
dapat 
terjadi 
pada 
saham, 
yaitu 
saham 
tersebut 
menjadi 
saham 
gorengan. 
Saham
gorengan
adalah
saham
yang dijadikan
ajang
spekulasi
sehingga
pergerakan
harganya
seolah-olah  terpisah  dari
faktor-faktor  fundamental  perusahaan  tersebut  dan  terpisah
dari
sentimen
pasar
secara
keseluruhan.
Saham-saham
ini harganya
sangat
sering
dipermainkan.Harga
saham
ini dipermainkan
oleh
pihak-pihak
tertentu
dengan
memanfaatkan
corporate
action
yang
akan dilakukan
perusahaan.
Biasanya
dengan
memanfaatkan
corporate
action,
akan
ada rumor-rumor
mengenai
corporate
action
sehubungan 
dengan 
harga  saham 
tersebut. 
Satu
atau
beberapa 
“Bandar”
dan
kawanannya 
bekerja  sama  untuk  berusaha  menggiring 
pergerakan 
saham.  Sebagian
besar
saham
yang
dijadikan
saham
gorengan
ini bukanlah
saham-saham
blue
chip,
melainkan
saham-saham
berkapitalisasi
kecil
dan
dapat
berpotensi
untuk
menimbulkan
cerita 
yang 
dapat 
dihembuskan. 
Mengapa 
saham 
blue 
chip 
sulit 
untuk 
digoreng?
Berikut beberapa alasannya:
1.
Jumlah  saham  blue chip
yang  beredar  biasanya  jauh  lebih  banyak  sehingga  sulit
untuk memonitor pergerakannya;
2.
Pemiliknya
sangat
heterogen
baik
dari
dalam
maupun
luar
negeri
sehingga
mungkin
tidak tertarik goreng-menggoreng;
3. Karena
pemegang
saham
sangat
banyak
dan
bervariasi
dapat
memungkinkan
tidak
adanya
pemegang
saham
mayoritas
sehingga
tidak
ada
yang
dapat
berperan
sebagai
bandar.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter