|
54
Perusahaan
mendapat
tambang
batu
bara
di
Bengalon,
Kalimantan
Timur
dan
kontrak
untuk
Asam-Asam,
Kalimantan
Selatan.
Sebelum
itu,
Perusahaan
Diberikan
USD1.25
Milyar
Kontrak
Bengalon
pada
bulan
Mei 2004.
Sejak
September
2007,
saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
6.
PT Adaro Energy Tbk. (ADRO)
ADRO
didirikan
dengan
nama
PT Padang
Karunia,
sebuah
perseroan
terbatas
yang
didirikan
di Indonesia
pada
tahun
2004. Pada
18 April
2008,
Padang Karunia
berubah
nama
menjadi
PT Adaro
Energy
Tbk
dalam
persiapan
untuk
menjadi
perusahaan
publik.
Visi Adaro
Energy adalah
menjadi tambang batubara terbesar
dan
paling efisien terpadu dan perusahaan energi di Asia Tenggara.
ADRO
dan anak
perusahaannya
saat
ini
bergerak
dalam
pertambangan
batu
bara
dan
perdagangan,
infrastruktur
dan
logistik
batubara,
dan
jasa kontraktor
penambangan.
Setiap
anak
perusahaan
yang
beroperasi
diposisikan
sebagai
pusat
laba
yang
bekerja
secara
mandiri
dan
terintegrasi
sehingga
ADRO
dapat
menghasilkan produksi
batu
bara yang
kompetitif
dan
dapat
diandalkan
dan
rantai
pasokan
batu
bara yang
menghasilkan
nilai
pemegang saham
yang
optimal. Di
masa
depan,
ADRO dapat
daftar
anak
perusahaan
melakukan
yang
kuat untuk
mendukung
pertumbuhan
dan
pengembangan
selanjutnya.
Selain cadangan
batu bara, ADRO memiliki aset berkualitas
tinggi
untuk
mendukung
operasi
seperti
jalan
angkutan
75 kilometer
yang
menghubungkan
lokasi
pertambangan
dengan
Fasilitas
Crushing
di
Kelanis
dan
Terminal
Batubara
di
Pulau
Laut.
Selain
itu,
melalui
anak
perusahaannya,
ADRO
memiliki
armada
penambangan
lengkap
termasuk
Mesin
Bor, bulldozer,
Wheel
Dozer,
Excavator,
Grader,
Truk
Artikulasi,
Dump
Truk, Wheel
Loader,
Kepala
Truk, Kapal,
Dollys,
penghancur,
dan
lainnya.
|