|
7
1.2
Rumusan Masalah
Sistem
Multi Level Marketing memiliki keunggulan-keunggulan
sehingga
menarik
banyak perusahaan
besar
dunia
untuk
menerapkan
sistem
ini
dalam
memasarkan
produk
perusahaannya.
Tidak
kurang
dari
200
perusahaan
telah
bergerak
di bidang
Multi
Level Marketing.
Data ini diperoleh
dari APLI
(Asosiasi
Penjual
Langsung
Indonesia)
yang
merupakan
wadah
perusahaan
Multi Level Marketing
di
Indonesia
dan
bagian
dari World
Federation
of Direct
Selling
Association
(WFDSA).
Hingga
2010
ada
lebih
dari
62
perusahaan
yang
telah
resmi
menjadi
anggota
APLI
dan
selebihnya di
luar
APLI
(masih
dalam
proses menjadi anggota tidak
mendaftar atau
ditolak
karena
bukan sistem Multi
Level Marketing
yang
sah). Keenampuluh
dua
anggota resmi
APLI tersebut adalah Amway, Avon, Bio-Young,
Bracini,
Cosway, Cameo
Bra, Capriasi,
Citidirect,
CNI,
DXN,
DwiKI,
Ejolies,
Ellite
Club,
Elken,
Eslene,
FYI,
Forever
Living
Products,
High
Desert,
Herbalife,
Identic,
Immunocal,
Javanony,
Kangsen Kenko, New Image, K-Link, Kokopelli,
Kompak,
Lampe Berger, Leading
Profile,
Lifestyles,
Lux, Lavivaci,
Matol,
Multicare,
NAV,
NOP,
Oriflame,
OXGN
dw.,
Prime
&
First
New
World,
Primaware, Ratu Nusantara,
Revell,
Sinergiplasindo,
Sophie
Martin,
Sunrinder,
SIP, Surecoindo,
Supamas,
Tianshi,
TARA
Internasional,
Tira
Optima Perkasa, Tupperware, Tripple-S, U-Trend, Univision, Viva
Life
Science,
Vitasqua,
Wootekh,
World
Freshy
Herb.
, Zhulia,
PT
Avail
Elok
Indonesia.
Data
dari
WFDSA
yang
dikutip
oleh
APLI
juga
menunjukkan pertumbuhan distributor di
Indonesia
sangat signifikan.
Tahun
2006,
total distributor
MLM
di Indonesia
mencapai
7,5 juta orang.
|