|
13
1.
(dari
puisi)
mengekspresikan
perasaan penulis,
biasanya
secara
singkat
dan
berupa bait-bait atau berupa bentuk yang dikenali
2. sesuatu
yang dinyanyikan, diekspresikan ke dalam
lagu, kata-kata dari sebuah
lagu (The Concise Oxford Dictionary, 1990: 709)
2.3.
Teori Psikologi
Dalam ilmu
psikologi
terdapat
sebuah aliran
yang
disebut
dengan
psikoanalisis
yang pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud. Freud mengemukakan bahwa ada
sebuah strategi yang dipakai individu untuk bertahan melawan ekspresi impuls id (alam
bawah sadar) serta menentang tentang super ego (sistem sosial, seperti norma dan
lingkungan sosial) yang disebut dengan
mekanisme
pertahanan
(defense mechanism).
Dalam buku yang sama, Freud juga mendeskripsikan ada tujuh mekanisme
pertahanan,
yaitu identification,
displacement,
repression, fictation,
regression,
reaction
formation,
dan projection. (Alwisol, 2006: 27)
Salah
satu
mekanisme
pertahan
yang disebutkan oleh
Freud
adalah
displacement/reaction compromise
atau
disebut
juga
dengan
pemindahan/reaksi
kompromi. Freud menyebutkan bahwa terdapat tiga macam reaksi kompromi, yaitu:
1.
Sublimasi adalah kompromi yang menghasilkan prestasi budaya yang lebih
tinggi,
diterima
masyarakat
sebagai
kultural kreatif. Sebagai contoh adalah
Leonardo da Vinci melukis Madonna sebagai sublimasi kerinduannya kepada
ibunya yang meninggalkannya pada usia yang muda.
2. Substitusi
adalah
pemindahan
atau
kompromi
di
mana
kepuasan
yang
diperoleh
masih
mirip dengan kepuasan aslinya. Sebagai contoh adalah remaja
yang cemas untuk menyalurkan dorongan seksnya, mengganti dengan
membaca buku cabul dan atau masturbasi.
3. Kompensasi adalah kompromi dengan
mengganti
insting
yang
harus
dipuaskan. Gagal memuaskan insting yang satu diganti dengan memberi
kepuasan insting yang lain. Sebagai contoh adalah pelajar yang cacat merasa
terhambat impuls-impuls sosialnya, berusaha belajar tekun untuk menjadi anak
yang
terpandai
di
kelas
yang
berarti
memuaskan
impuls
berkuasa.
(Alwisol,
2006: 30)
|