|
15
?
?
????
???
??
???
??????? ?????????????????????????
???
???
????
???????? ? ???????????????????????
?????
?????????? ????
Di
tengah kejayaan
industri
musik pop Jepang,
musik heavy metal dan hard
rock
mempunyai keberadaan
yang
istimewa.
Di livehouse
lokal dan di ruang
latihan di
sebuah
toko
alat
musik,
kita
dapat
mendengar
permainan
musik
mereka.
Walaupun chart
musik Jepang didominasi oleh musik pop, heavy metal dan hard
rock tetap terkenal. Yang
membedakan J-Rock berbeda dengan
musik rock negara
lain
adalah
penampilan
mereka
yang
mempunyai
kecenderungan
bergaya gothic.
Band-band rock seperti X Japan, Kuroyume dan Luna Sea meniru Kiss, sebuah
band
terkenal
dari
Amerika,
dengan
memakai
kostum
yang
rumit
dan
tata
rias
yang mencolok. Sebagai hasil akhirnya, mereka berhasil menampilkan jenis baru
dalam musik rock yang disebut dengan visual rock. (McClure, 1998: 120)
Masih
dalam buku
yang
sama,
disebutkan
juga
sebagian
besar
lagu-lagu
yang
dibawakan oleh band-band
J-rock penuh dengan perumpamaan
yang
misterius. Sebagai
contohnya adalah lirik lagu berjudul 1999 yang dibawakan oleh Luna Sea.
??????????????
(Hito ga kokoro no kiba de arasou yume wo mita)
Melihat mimpi dengan taring dari hati manusia
Judul dalam lagu-lagu
Jepang biasanya
memakai Bahasa
Inggris, atau bahkan dua
atau tiga baris dari bagian lagu tersebut memakai Bahasa Inggris. Menurut Paul Wheeler,
alasan penggunaan
Bahasa Inggris dalam lagu-lagu
Jepang adalah karena
Bahasa Inggris
dirasakan
memberi
mereka
gambaran
yang lebih
modern.
Masih
menurut
Wheeler,
terkadang para
musisi Jepang
lebih suka
menulis
lirik
lagu
mereka dalam Bahasa Inggris
karena merasa bahwa musik rock seharusnya dinayanyikan dengan
bahasa Negara di
mana musik rock itu lahir, dan mereka mempercayai bahwa musik rock terdengar paling
tepat apabila dinyanyikan dalam Bahasa Inggris (English
in
Japanese
Rock;
|