|
28
Produck
positioning
menurut
Ries
dan
Trout
yang
dikutip
oleh
Kotler
(2003)
menyatakan
bahwa
tindakan
merancang
penawaran
dan
citra
pemsahaan
agar
dapat
menempati
posisi
kompetitif
yang bermakna
dan
berbeda
dalam
benak
konsumen.
Untuk
bisa
memiliki positioning yang
jitu sehingga
tertancap dalam
benak
konsumen maka procluk hams
memiliki
diferensiasi.
2.1.6.41 Konsep
Mass
Marketing, Direct
Marketing dan
Internet
Marketing
Pada
awal
masa
perturnbuhan industri,
ditandai
oleh
revolusi
industri
yang
melahirkan
konsep
mass
production,
pemasara11
ditujukan
untuk
mendorong
konsumen
membeli
produk-produk
ya
1g
dihasilkaJl secara massal. Oleh karena itu,
pada
masa
tersebut,
pemasaran
yang
dikenal
a.dalah
pemasara11
yang
difokuskan
pada
masyarakat
luas ya 1g lebih populer dengan sebutan
mass marketing.
Seiring
dengan berjalannya
waktu,
posisi
strategi
mass
marketing
mengalami
degradasi,
ia
sudah
tidak
lagi
dianggap
strategi
ya11g
paling
tepat
dalam
memasarkan
suatu
produk
atau
jasa.
Hal
itu
diakibatkan
oleh
meningkatnya
jumlah
produsen,
merek,
dan
model
barang
serta
jasa di pasar
sehingga
konsumen
dihadapkan
dengan
pilihan/altematif
yang
semakin
banyak. Banyaknya
altematif
produk
bagi
konsumen
membuat
konsumen
cenderung
memilih produk yang paling cocok
untuk
dirinya
da11 hal
itu
memaksa
produsen
untuk
tidak
hanya
membuat
satu produk
untuk
semua
orang
tetapi
juga
membuat
produk
sesuai
kebutuhan
segmen pasar tertentu.
Paralel
dengan
hal
itu,
strategi
promosi
pun
berubah
dari
promosi
yang
ditujukan
untuk
masyarakat
luas
(mass
promotion)
ke promosi
yang ditujukan
kepada
segmen
pasar tertentu atau
individu
te1ientu (direct promotion).
|