![]() 87
2.17 Analisis Porter
Potensi Pengembangan produk substitusi
Kekuatan
tawar
menawar
penjual/
pemasok
Persaingan
antarperusahaan
sejenis
Kekuatan
tawar
menawar
Pembeli/
konsumen
Kemungkinan masuknya pesaing baru
Gambar 2.14 : Model Lima Kekuatan Porter
Sumber : David (2006, p101)
Persaingan di antara Perusahaan Sejenis
Persaingan antarperusahaan
sejenis
biasanya
merupakan
kekuatan
terbesar
dalam lima
kekuatan
kompetitif. strategi
yang
dijalankan
oleh
suatu
perusahaan dapat berhasil
hanya jika mereka
memberikan keunggulan kompetitif
dibanding
strategi
yang
dijalankan
perusahaan
pesaing. Perubahan
strategi
oleh
satu
perusahaan
mungkin
akan
mendapat serangan balasan, seperti menurunkan
harga, meningkatkan kualitas, menambah fitur, menyediakan jasa,
memperpanjang garansi, dan meningkatkan iklan.
Intensitas
persaingan di
antara
perusahaan
sejenis
yang
bersaing
cenderung meningkat karena jumlah pesaing semakin bertambah, karena pesaing
semakin
seragam dalam
hal
ukuran
dan
kemampuan,
karena
permintaan
untuk
produk industri menurun, dan karena pemotongan harga menjadi semakin umum.
Persaingan juga meningkat ketika pelanggan dapat berpindah merek dengan
mudah; ketika hambatan untuk meninggalkan pasar tinggi; ketika biaya tetap
|