Home Start Back Next End
  
24
Proses-proses rekayasa perangkat
lunak adalah
perekat
yang
menyatukan
lapisan-
lapisan
teknologi
dan
memungkinkan
perkembangan perangkat lunak yang tepat
waktu dan rasional. Lapisan proses ini membentuk dasar bagi kontrol manajemen
proyek perangkat lunak serta membangun konteks dimana metode teknis
diaplikasikan, produk
usaha
(model, dokumen, data,
laporan,
form, dan
lain-lain)
dihasilkan, fondasi dibangun, kualitas dijamin, dan perubahan diatur secara rapi.
b.   Metode
Metode rekayasa perangkat lunak
memberikan
teknik
untuk
membangun
perangkat lunak yang mencakup
serangkaian tugas yang luas yang menyangkut
analisis kebutuhan, konstruksi program, desain, pengujian, dan pemeliharaan.
c.   Alat bantu
Alat 
bantu 
rekayasa 
perangkat 
lunak 
memberikan 
topangan 
yang 
otomatis
ataupun semi-otomatis pada proses-proses dan metode-metode yang ada. Alat
bantu ini contohnya adalah CASE (Computer-Aided Software Engineering) dan
CAD (Computer-Aided Design).
Menurut
Pressman
(2001,
p28),
dalam perancangan
perangkat
lunak,
dikenal
model
sekuensial
linier
atau
yang
sering
disebut
classic
life
cycle
atau
waterfall
model.  Model  ini  mengusulkan  pendekatan  pada  pengembangan  perangkat  lunak
yang sistematis dan sekuensial melalui aktivitas-aktivitas seperti yang terlihat pada
gambar berikut :
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter