![]() 19
dalam membuat mochi
ini menggunakan beras khusus yang disebut
mochigome, yakni
salah
satu
dari
berbagai
bermacam jenis
beras
Jepang.
Beras
Jepang
termasuk
jenis
Japonica
yang
bentuknya
lebih
pendek,
bulat,
dan
juga
lebih
lengket
dari
jenis
beras
yang ada di Indonesia.
Masih
menurut
Omochi dalam Kedutaan Besar Jepang di Indonesia (2002), cara
membuat mochi
secara tradisional ini dimulai dari menanak beras khusus (mochigome)
tersebut
hingga
menjadi
nasi,
lalu kemudian
diuleni dengan
cara ditumbuk dengan kine,
dan
dibolak-balik
dalam
usu
dengan
diberi
tambahan
air sedikit
demi
sedikit.
Untuk
membuat
mochi
secara
tradisional
ini
diperlukan dua
hingga
tiga
orang
laki-laki
untuk
mengerjakannya. Ada
yang bertugas
memukul mochi dan ada yang bertugas membolak-
balik mochi. Pada saat membuat mochi ini akan menghasilkan
suara seperti thung-thung
yang penting untuk dijaga iramanya (Brandon dan Stephan, 1994 : 23).
Gambar 2.2 Usu dan Kine
|