|
20
Pada
Japanese
New
Year
dalam Japan
Guide
(2007),
dijelaskan
bahwa
selain
mochi terdapat juga makanan atau sajian khusus pada saat shogatsu seperti; ozoni, otoso,
toshikoshi
soba,
dan
osechi
ryouri.
Ozoni
yaitu
semacam sup
yang
berisi
mochi
dan
sayuran.
Otoso adalah sejenis
minuman beralkohol seperti sake yang terbuat dari beras.
Toshikoshi soba
biasa disebut juga dengan mie panjang umur, yang dipercaya dapat
memberikan
umur
panjang
bagi
orang yang memakannya. Sedangkan osechi
ryouri
merupakan sajian khas tahun baru yang disajikan
di
dalam
kotak
khusus
yang
disebut
dengan
jubako
dan
terdiri
dari
berbagai
macam makanan
diantaranya
adalah datemaki,
konbu, dan kuromame.
Hiasan
atau
dekorasi
yang
terdapat
dalam perayaan
shogatsu
disebut
dengan
kazari
atau okazari
untuk
kata
lebih
halusnya.
Benda-benda
tersebut
dikategorikan
sebagai engimono yang berarti benda yang
membawa keberuntungan. Beberapa dekorasi
penting dalam perayaan shogatsu diantaranya adalah (Brandon dan Stephan, 1994 : 47) ;
1. Kadomatsu
:
merupakan
hiasan
yang dirangkai dari pohon cemara dan
bambu yang diletakkan di depan pintu
masuk. Pada tahun baru benda-benda
dekorasinya harus
terlihat
segar
dan hijau.
Maka
dari
itu,
bambu
digunakan
karena
setelah
dipotong,
warna
hijau pada
bambu
dapat
bertahan
lama.
Kadomatsu memiliki makna sebagai sebuah keberuntungan.
2. Shimenawa
:
yaitu
hiasan
yang
terbuat dari jerami padi
yang dibentuk
menjadi
sebuah
tali.
Biasanya
hiasan ini
digantung
di
depan
pintu
masuk.
Awalnya shimenawa digunakan di kuil-kuil untuk menandakan berbagai
tempat suci yang dipercaya dapat menangkal hal-hal buruk.
3.
Shimekazari :
sama
seperti shimenawa,
namun
pada shimekazari
ditambah
beberapa
ornamen
khusus
seperti
tanaman
urajiro,
daidai
(jeruk
masam),
|