![]() 20
(kt sft i) Asaban wa suzushiku-
TEMO
hiruma wa atsui desu
(kt sifat -na) Kuchi de ieba kantan-
DEMO
yareba muzukashii desu
(kt benda) Eigo no joozu na hito-
DEMO
toki doki machigai o shimasu
Menurut Chino (2004:20) partikel temo memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Menyatakan arti meskipun, sungguhpun. Misalnya :
1. ??????????????????????
Meskipun besok cuaca buruk, mari kita berkendaraan keliling.
2.
??????????????????????????????
?????
Karena
seorang
teman
menyuguhkan
makanan
untuk
saya,
saya
makan
semuanya, meskipun rasanya tidak enak.
2. Setelah
verba,
dipakai
sebagai
kata
penghubung
interogatif
untuk
suatu
penekanan: apapun juga, siapapun juga, dimanapun juga, bagaimanapun juga.
Misalnya :
?
3. ?????????????????????
Biar bagaimanapun juga Takeda minum, ia tidak mabuk.
4. ??????????????????????
Pada musim bunga, banyak sekali orang dimana-mana.
3. Menekankan
suatu
perkiraan
batas
jumlah
:
paling-paling,
paling
banyak/lama.
Misalnya :
|