![]() 44
j. Anak kecil belajar tanpa paksaan dan
kesungguhan. Konsentrasi anak kecil
sering terpecah, karena anak kecil di dalam
kelas lebih tertarik melihat teman
sekelasnya melakukan apa daripada
memperhatikan apa yang diucapkan oleh
guru.
j. Orang dewasa belajar dengan sungguh-
sungguh dan berkonsentrasi dalam
mempelajari suatu hal baru untuk tujuan
yang jelas dan berguna bagi keperluan
hidup mereka. Mereka akan mengeluarkan
kemampuan terbaiknya jika melihat
adanya keuntungan dari hasil belajarnya
dapat membuat hidupnya lebih baik.
k. Anak-anak dapat berbicara dengan
lantang dalam bahasa asing, mereka dapat
bertanya kapanpun dan dimanapun tanpa
harus khawatir akan membuat kesalahan.
Walaupun mereka salah berbicara, mereka
tidak merasakan malu atau apapun.
k. Orang dewasa lebih condong untuk
merasa
tidak
percaya
diri dan
malu
dalam
berbicara bahasa asing,
mereka takut akan
membuat kesalahan dan
terlihat
konyol
di
hadapan orang lain.
l. Anak dalam usia masa kritis yang
mempelajari bahasa asing mendapatkan
satu keuntungan yang pasti yaitu pelafalan
bahasa asing yang fasih seperti native
speaker. Penelitian oleh Oyama (1976)
menyatakan bahwa semakin muda
seseorang belajar bahasa asing, maka
mereka akan semakin mendekati kefasihan
pelafalan seperti seorang native speaker.
l. Walaupun orang dewasa menghasilkan
pelafalan dengan
aksen
bahasa
ibunya,
tetapi
secara
keseluruhan
mereka
dapat
menguasai bahasa asing dengan fasih.
|