|
17
keseimbangan antara kegiatan
dengan manusia yang dikontribusikan dengan output yang
akan dihasilkan. Pengukuran kerja dibagi menjadi
dua yaitu :
1)
Pengukuran kerja langsung
Pengukuran
kerja
langsung
adalah
pengukuran
waktu
kerja yang
dilakukan
secara
langsung
di tempat
dimana
pekerjaan
diukur
dan
dijalankan.
Cara
pengukurannya
dilakukan
dengan menggunakan
alat bantuan seperti
jam
henti (stopwatch) dan sampling kerja.
2)
Pengukuran kerja tidak langsung
Pengukuran
tidak
langsung
adalah
pengukuran
kerja
dengan
cara dihitung
dengan metode standar data / formula, pengukuran kerja dengan analisa
regresi,
penetapan waktu baku
dengan data gerakan. Atau dengan
kata lain si
pengamat tidak
harus berada
di tempat pengukuran
kerja.
Biasanya
dilakukan
dengan WF (Work Factor) dan MTM (Methods Time Measurement).
2.3.2
Pengukuran Pendahuluan
Pengukuran
pendahuluan
merupakan
hal
pertama
yang
harus
dilakukan.
Tujuan
melakukan
pengukuran
waktu
adalah
untuk
mengetahui
berapa
kali pengukuran
harus
dilakukan
untuk
tingkat
ketelitian
dan keyakinan
yang
diinginkan.
Istilah
pengukuran
pendahuluan
terus digunakan
selama
jumlah
pengukuran
yang
telah
dilakukan
belum
mencukupi.
Langkah-langkah pemrosesan hasil pengukuran adalah:
1. Hasil
pengukuran dikelompokkan ke
dalam
subgrup-subgrup dan
hitung
rata-rata
dari tiap subgrup:
|