|
16
2.2
Riset Operasi
Organisasi
perusahaan-perusahaan
pada
saat
ini memiliki
situasi
dan
kondisi
lingkungan
bisnis
yang
dinamis
dan
selalu
bergejolak,
selalu
berubah.
Perubahan
tersebut
muncul
akibat
perkembangan
teknologi
yang
kian pesat. Akibatnya
perusahaan
berusaha
untuk
mengimbangi
kedinamisan
tersebut
dengan
menggunakan
metode-
metode
kuantitatif
dan sistem
data
yang
baik
maupun
dengan
cara
pendekatan
ilmiah.
Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan
menggunakan riset operasi.
Riset
Operasi
telah banyak
didefinisikan
oleh
beberapa
ahli. Morse
dan Kimball
mendefinisikan
riset operasi
sebagai
metode
ilmiah
yang memungkinkan
para manajer
mengambil
keputusan
mengenai
kegiatan
yang
mereka
tangani
dengan
dasar kuantitatif.
Dua penulis
lain,
Miller
dan
M.K.
Starr,
mengartikan
riset
operasi
sebagai
peralatan
manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan
logika
dalam
kerangka
pemecahan
masalah
yang dihadapi,
sehingga
permasalahan
tersebut
dapat
dipecahkan secara optimal.
Salah
satu
metode
dari riset
operasi
yang
berfungsi
untuk
mendapatkan
hasil
optimal
terutama
untuk masalah
kuantitatif
seperti
kuantitatif
produksi
adalah
dengan
menggunakan
metode linier programming.
2.3
Pengukuran Kerja
2.3.1
Definisi dan Pembagian Pengukuran Kerja
Menurut
Sritomo
(1995, p169-170)
Pengukuran
kerja merupakan
bagian
dari
penelitian cara kerja. Pengukuran
kerja adalah pengukuran
kerja
dilihat dari waktu
kerja
pada
saat
operator
melakukan
kerja.
Pengukuran
kerja
merupakan metode
penetapan
|