Home Start Back Next End
  
27
dapat
dipergunakan untuk
menghindari
roh
jahat
serta
dapat
memastikan
produktivitas
masa
depan.
Selain
itu,
kacang-kacangan merupakan
objek
yang
dianggap
sebagai
sumber tenaga dan digunakan dalam
ritual penyucian. Mame juga
menandakan kekuatan
tubuh dan kesehatan Hearn (2007 : 497).
3. Hamaya dan Hamayumi
Picken 
(1994   : 
181),   mengatakan 
bahwa 
busur   (hamaya)   dan 
anak 
panah
(hamayumi) merupakan simbol kekuatan yang dapat mematahkan ketidakberuntungan.
4. Sake
Yarrow
(2005
:
35)
mengatakan, penggunaan
sake
dalam
sebuah
ritual
sakral
keagamaan
membedakan antara
tradisi
dengan
minuman
beralkohol.
Sake
bukan
hanya
minuman
beralkohol,
tetapi
juga
merupakan
sebuah
media
untuk
beinteraksi
dengan
kami,
dan
roh-roh
para
leluhur.
Kami
dapat
diundang melalui
ritual
dan
sake.
Sake
merupakan
sebuah
wujud
hadiah
terhadap
kedatangan
dan
sebagai
wujud
mengantar
kami untuk pulang ke
tempatnya.
Penggunaan sake terlebih dahulu
muncul dalam kojiki,
dikatakan bahwa sake merupakan minuman para dewa (kami).
2.5 Konsep Matsuri
Menurut Japanese
Religion –A Survey by The Agency for Cultural Affairs-, (1990
:
42), dalam bahasa Jepang, matsuri menunjuk pada dua arti
yang terpisah tetapi berkaitan
dengan 
fenomena 
yang  ada 
dalam 
masyarakat  Jepang, 
yaitu; 
festival 
masyarakat
setempat dan kegiatan keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut
mengandung
arti,
menghadirkan kami
sebagai
tamu
kehormatan
pada
sebuah
tempat
yang
sakral,
memberikan ekspresi
ritual
sebagai
rasa
kesadaran
diri
dan
rasa
terima
kasih,
mempersembahkan  doa 
tidak 
hanya 
atas 
kebaikan 
kami 
serta 
berkat 
nyata 
yang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter