|
46
4. Perbaikan operasi
5. Perbaikan performasi operator
6. Pengelompokan operasi
Pada
umumnya,
merencanakan suatu
keseimbangan di
dalam
sebuah
lintas
perakitan meliputi
usaha
yang
bertujuan untuk
mencapai suatu
kapasitas optimal,
dimana tidak terjadi penghamburan fasilitas.
Tujuan tersebut dapat tercapai bila :
a. Lintas perakitan bersifat seimbang, setiap stasiun kerja
mendapat tugas
yang
sama nilainya diukur dengan waktu.
b. Stasiun-stasiun kerja berjumlah minimum.
c. Jumlah
waktu
menganggur di
setiap
stasiun kerja
sepanjang
lintas
perakitan
minimum.
Dengan
demikian,
criteria
yang
umum
digunakan
dalam
suatu
keseimbangan
lintas perakitan adalah :
a. Minimum waktu mengganggur.
b. Minimum keseimbangan waktu senggang(balance delay).
Selain
itu
ada
pula
yang
menggunakan
maksimum
efisiensi,
tetapi
pada
prinsipnya
ketiga
hal
tersebut
sama.
Waktu
menganggur
biasanya
digunakan
untuk
menyatakan ukuran ketidakseimbangan suatu lintas produksi.
|