|
69
menjelaskan
maksud
penelitian
kepada responden. Partisipasi
responden
penelitian relative lebih tinggi dibandingkan dengan teknik kuisioner.
Wawancara
tatap
muka,
dapat
menyebabkan
jawaban
responden
yang
bias karena
terpengaruh
oleh
pewawancara.
Teknik
ini
memerlukan
banyak
biaya
dan
tenaga
jika
jumlah
responden
penelitian
relatif banyak dan lokasi wawancara secara geografis terpencar.
b) Wawancara dengan telepon (Telephone Interviews)
Pertanyaan
peneliti
dan jawaban
responden
(Wawancara)
dapat
juga
dikemukakan
melalui
telepon. Teknik
ini
dapat
mengatasi
kelemahan wawancara
tatap
muka karena dapat
mengumpulkan
data dari
responden
yang
letak
geografisnya
terpencar
dengan
biaya relatif
lebih
murah
dan diperoleh
dengan
waktu
yang
relatif
cepat.
Jumlah
tenaga
pengumpul
data relatif
lebih
sedikit
dibandingkan
dengan
tenaga
yang
diperlukan dalam wawancara tatap muka.
Kelemahannya,
pewawancara
tidak dapat
mengamati
ekspresi
wajah responden ketika menjawab pertanyaan yang pada
kondisi
tertentu
diperlukan
untuk
meyakinkan
apakah responden
menjawab
pertanyaan
sesuai dengan
fakta.
Wawancara
melalui
telepon
memungkinkan
bagi
responden
memutus
hubungan
telepon
karena
merasa
keberatan
menjawab
suatu
pertanyaan.
Jika responden
penelitian
yang
diharapkan
adalah
merupakan
sampel
dari populasi
yang
umum,
maka
tidak
semua
sampel
yang
representatif mempunyai
pesawat
telepon.
Wawancara
dengan
telepon,
disamping
itu memiliki
kelemahan
pada terbatasnya jumlah pertanyaan yang dapat diajukan. Durasi
|