|
33
untuk mengembalikan jarum k e nol. Den gan car a demikian mak a data waktu untuk
setiap elemen
kerja
y
ang
diukur
ak an
dap at dicatat
secara
lan gsun g
tanp a
ada
p
ekerjaan tambahan
untuk p enguran gan
sep erti
y
ang
diju mp ai dalam
metode
p
engukuran terus-menerus.
Den gan
melihat
data waktu setiap
elemen
secar a
lan gsung
maka
p
engamat
akan b isa
men getahui variasi data
waktu
selama p roses
kerja b erlan gsun g untuk
setiap
elemen
kerja.
Variasi
y
ang terlalu besar
dari
data
waktu
y
ang
bisa
diak ibatkan
oleh
kesalahan
membaca
atau
men ggunakan
stop-
watch ataup un bisa p ula karena
p
eny imp angan-p eny imp angan
y
ang terjadi d alam
p
elaksanaan kerja.
3.
Pengukuran waktu secar a p enjumlah an (accumula tive timing)
Di sini akan
digun akan dua atau
lebih
stop-watch y ang
akan beker ja secar a
bergantian. Dua atau tiga stop-watch dalam hal in i ak an did ekatkan sekaligus p ada
p
ap an p engamatan
dan
dihubungk an
den gan
suatu
tuas.
Ap abila
stop-watch
p
ertama dijalank an, mak a stop-watch nomor dua d an tiga berhenti (stop ) dan jarum
tetap p ada p osisi nol. Ap abila elemen k erja sudah b erakhir,
mak a tuas ditekan y ang
akan
men ghentikan
gerakan
jarum
dari
stop-watch
p
ertama
dan
men ggerakk an
stop-watch
kedua
untuk
mengukur
elemen
kerja
berikutny a.
Dalam
hal
ini
stop-
watch nomor
tiga tetap
p
ada p osisi
nol. Pengamat
selanjutny a bisa
mencatat
data
waktu y ang diukur oleh
stop-watch p ertama. Ap abila elemen kerja sudah berakh ir
maka tuas ditekan lagi, y ang mana h al in i akan
men ghentikan jarum p enunjuk p ada
stop-watch kedua p ada p osisi
waktu
y
ang
diukur dan selanjutny a akan
men ggerakk an
stop-watch ketiga
untuk
men gukur elemen
ker ja
b
erikutny a
lagi.
Gerakan
tuas ini
selain
men ghentikan
jaru m
p
enunjuk
stop-watch kedu a,
men ggerakk an
stop-watch p ertama kembali ke p osisi
nol (untuk
bersiap -siap
|