|
34
men gukur elemen k erja
y
ang
lain).
Demikian seterusny a.
M
etode akumulatif
member ikan
keuntun gan
di
dalam
hal
p
embacaan
akan
mud ah
dan
leb ih
teliti
karena jarum stop-watch tidak
d
alam
k
eadaan
ber gerak
p
ada saat p embacaan
waktu dilaksanakan sep erti
halny a
y
ang dijump ai
untuk p engukuran
ker ja
den gan
men ggunakan satu stop-watch.
2.5 Faktor Penyesuaian dan Kelonggaran
2.5.1 Maksud Melakukan Penyesuaian
Setelah p engukuran b erlan gsun g, p en gukur harus men gamati kewajaran ker ja y an g
ditunjukkan
op erator.
Ketidakwajaran
dap at saja
terjadi
misalny a
bekerja
tanp a
kesungguhan,
san gat
cep at
seolah-olah diburu
waktu, atau karena
menju mp ai kesulitan
kesulitan
sep erti karena kondisi ruangan
y
ang
buruk. Sebab-seb ab sep erti
ini
memp engaruhi
kecep atan
kerja
y
ang
ber akibat
terlalu
sin gk at
atau
terlalu
p
anjangny a
waktu p eny elesaian. Hal
ini jelas tidak diin ginkan
karen a waktu baku y ang dicari adalah
waktu
y
ang
dip eroleh
dari
kondisi
dan
cara
ker ja
y
ang baku
y
ang diselesaikan
secar a
wajar.
Andai kata ketidakwajaran ad a
maka p engukur
harus
men getahuiny a dan
men ilai
seberap a jauh
h
al
itu terjadi.
Penilaian
p
erlu diadakan
karen a
berd asarkan
inilah
p
eny esuaian
dilakuk an.
Jadi
jik a
p
engukur
mendap atkan
harga
rata-rata
siklus y ang
diketahui
diselesaik an
den gan
k
ecep atan
tidak
wajar
oleh
op erator,
mak a
agar
har ga
rata-rata
tersebut
menjadi
wajar,
p
engukur
h
arus
menormalkanny a
den gan
melakuk an
p
eny esuaian.
Biasany a p eny esuaian dilakukan
den gan
men galikan waktu sik lus rata-rata den gan
suatu
harga
p
y
ang disebut
faktor p eny esuaian.
Besarny a
harga p
tentuny a sedemikian
|