|
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Banjir Kanal Barat
Banjir
yang
kita
rasakan
terutama
bila
memasuki
awal
tahun
biasanya
terjadi
pada
bulan-bulan
Januari
dan
Febuari,
pada
dasarnya
adalah
banjir
karena
kiriman
air
dari
Bogor.
Hujan
di
Bogor
yang
cukup
deras
akan
menyebabkan
air
di
sungai-sungai
Jakarta
meluap.
Salah
satunya
adalah
sungai
yang
diamati
oleh
peneliti.
Sungai
Manggarai
mengendalikan
banjir
di
Kanal
Barat
yang
akan
berpengaruh pada
daerah-
daerah
di antara
lain
Kapuk
Muara
dan
Pluit
dengan
melewati
sepanjang
jalan
Sultan
Agung
(Stasiun
Dukuh),
jalan
Galunggung,
KH Margono
Djojohadikoesoemo,
Petamburan,
Stasiun
Tanah
Abang.
Lalu
membelah
jalan
Kyai
Caringin-Tomang
Raya
dan
KH
Hasyim
Asy'ari-Kyai
Tapa
menuju
Angke.
Perlu
di ketahui
bahwa
sungai
Manggarai
juga
mengendalikan
aliran
sungai
ke Istana
Negara.
Oleh
sebab
mengingat
pentingnya
pengendalian
banjir sungai
Manggarai
maka penulis
memutuskan
untuk
mencurahkan perhatian
pada masalah
ini.
Curah hujan yang terjadi di Bogor tidak sepenuhnya langsung mengalir ke
Jakarta. Diperlukan waktu untuk
mengalami peresapan
terlebih
dahulu.
Sedangkan tanah
tidak
akan
menyerap
terlalu
cepat
jika
tanah
masih
menampung
sisa-sisa
air dari
waktu
yang
lalu.
Dalam
hal ini tanah
sering
mengalami
kejenuhan
sehingga
tidak
dapat
mengalirkan
air
secara
langsung
yang
diterima
dari
air
hujan.
Dengan
adanya
teori
ini
maka
penulis
menyimpulkan
bahwa
data
curah
hujan
tidak
bisa
langsung
untuk
dianalisis
bersama-sama
dengan
ketinggian
permukaan
air
sungai.
Diperlukan
|