|
11
dan
kepentingan
suatu
keputusan
telah
meningkat
pula,
lebih banyak
keputusan
yang
memerlukan telaah
peramalan khusus dan analisis
yang
lengkap. Ketiga,
lingkungan dari
kebanyakan
organisasi
telah
berubah
dengan
cepat.
Hubungan
yang
harus
dimengerti
oleh
organisasi
selalu
berubah-ubah
dan peramalan
memungkinkan
organisasi
mempelajari
hubungan
semakin
sistematis
yang mencangkup
pembenaran
tindakan
individual secara eksplisit. Peramalan formal merupakan salah satu cara
untuk
mendukung
tindakan
yang
diambil.
Keempat
dan
mungkin
ini yang
terpenting,
adalah
bahwa
pengembangan
metode
peramalan
dan pengetahuan
yang
menyangkut
aplikasinya
telah
lebih memungkinkan
adanya
penerapan
secara
langsung
oleh para
praktisi dari pada hanya dilakukan oleh pra teknisi ahli.
Dengan
adanya
sejumlah
besar
metode
peramalan
yang
tersedia,
maka
masalah
yang
timbul
bagi
para praktisi
adalah
dalam
memahami
bagaimana
karakteristik
suatu
metode
peramalan
akan
cocok
bagi situasi
pengambilan
keputusan
tertentu.
Banyak
literatur
peramalan
yang
diterbitkan
tidak
membicarakan
masalah
ini, baik
karena
sebagian
besar pembahasan
dititikberatkan
pada
lingkup
yang sempit
ataupun
karena
banyak
penulis
yang
menganggap
menduga
sekumpulan
metode
yang
mereka
kuasai
dapat mengatasi setiap keadaan.
Dua pola
menyeluruh
untuk
membantu para praktisi
dalam
memilih metode
yang
tersedia
pada
situasi
tertentu
telah
dikembangkan
oleh
Makridakis
(1980).
Didasarkan
atas konsep siklus-hidup produk (product life cycle) dan adanya kenyataan
bahwa
berbagai
tahap dari pengembangan
produk
memerlukan
metode
peramalan
yang
sifatnya
berbeda.
Pola alternatif
yang
diusulkan
oleh penulis
mempertimbangkan
dimensi
yang
penting dari setiap situasi peramalan tertentu.
|