Home Start Back Next End
  
Bab 2
10
Landasan Teori
2.1 Interaksi Sosial
Pada hakikatnya
manusia
adalah
mahluk
sosial
yang
sejak
dilahirkan
sudah
membutuhkan pergaulan
dengan orang-orang untuk memenuhi
kebutuhannya (Gerungan,
2000:24).
Sehingga
tidak
mungkin
ada
manusia
yang
bisa
hidup
sendiri
tanpa
bantuan
dari manusia
lain di seklilingnya.
Sama 
halnya  dengan  pernyataan 
Kluytmans  (2006:81) 
yang  menyatakan 
bahwa
antara
individu
dan
kebersamaan
seakan
merupakan
dua hal
berbeda
yang
tidak
terjembatani,
tapi
sesungguhnya
tidak demikian.
Dikatakan
bahwa
manusia
itu sendiri
justru 
hidup 
dalam 
kebersamaan, 
begitu 
juga 
sebaliknya, 
kebersamaan 
hidup 
dari
manusia.
Masih
bersinggungan
dengan
pernyataan
di atas, Kluytmans
(2006:81)
juga
menyatakan
bahwa
hidup
kebersamaan
memiliki
arti
yang
abstrak.
Dengan
demikian,
akan ada ketergantungan
kepada
manusia
lain
di dunia,
jika ingin hidup.
Masih
berdasar
Kluytmans
(2006:81)
dikatakan
bahwa keluarga,
perusahaan,
perkumpulan,
tetangga,
provinsi
dan daerah adalah bentuk kehidupan bersama.
Sementara
itu menurut
Freud
dalam Gerungan
(2000:25)
dikatakan
bahwa
manusia
tidak
akan
bisa berkembang
menjadi
manusia
sesungguhnya
yang
utuh
jika
tanpa
pergaulan
sosial.
Jadi melalui
interaksi
sosial
tersebut,
manusia
bisa mewujudkan
perkembangan
dirinya sebagai
manusia
utuh, karena
tanpa
hubungan
timbal-balik
dalam
interaksi,
manusia tidak akan
bisa
mewujudkan
perkembangan
dirinya sebagai
manusia.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter