Home Start Back Next End
  
11
Itulah
sebabnya
Adler
dalam
Kluytmans
(2006:72)
mengatakan
bahwa
manusia
adalah
mahluk sosial.
Untuk
menjaga
keharmonisan
dalam pergaulan
sosial
tersebut
dibutuhkan
adanya
norma-norma
yang
mendukung.
Seperti
dikatakan
oleh Gerungan
(2000:103)
yang
menyebutkan
tentang
pengertian
norma
sosial
adalah
patokan-patokan
umum
mengenai
tingkah
laku
dan sikap individu
anggota
kelompok
yang
dikehendaki
oleh
kelompok
mengenai bermacam-macam
hal yang berhubungan
dengan kehidupan kelompok.
Selanjutnya
diungkapkan
oleh Sherif
melalui
Gerungan
(2000:156)
bahwa
dalam
interaksi kelompok terdapat hubungan timbal-balik yang langsung antar manusia.
Dalam
interaksi 
kelompok, 
bukan
hanya
hubungan 
manusia
dengan 
manusia 
lain
dalam
arti
luas, tetapi
dikatakan
oleh
Gerungan
(2000:157)
bahwa
keluarga
merupakan
kelompok
yang menjadi
pegangan
hidup manusia
dimana setiap individu
merasa adanya
hubungan
batin, karena
pada dasarnya
keluarga
merupakan
kelompok
sosial
pertama
dalam kehidupan
manusia.
Sementara
itu diungkapkan
mengenai norma sosial yang
biasanya
dijadikan pedoman
dalam
berperilaku
menolong.
Hal
ini berdasar
teori
yang
dikatakan
oleh
Sarwono
(2002:330)
bahwa
dalam norma
timbal-balik
berarti
setiap
individu
yang
menolong
individu
lain,
maka
individu
tersebut
harus
membalas
dengan
memberikan
pertolongan
juga.
Diungkapkan
pula
oleh
Gouldner
dalam
Sarwono
(2002:330)
bahwa
jika kita
menolong
orang
lain,
lain
kali kita akan
ditolong
oleh
orang
lain
karena di masa
lampau
kita telah menolong orang lain.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter