BAB 2
LANDASAN TEORI & KERANGKA PEMIKIRAN
2.1
Definisi Studi Kelayakan Bisnis
Banyaknya
peluang
dalam
kegiatan dunia
ekonomi
dan
usaha,
maka
diperlukan
penilaian
sejauh
mana suatu
kegiatan itu
dapat
memberi
keuntungan
atau
manfaat
(profit
)
apabila
dilaksanakan
dalam
suatu
usaha
maupun
bisnis.
Dan
untuk
mengetahui sebesar
apa
profit
yang
akan
diberikan jika
menjalankan
kegiatan, maka
diperlukan Studi kelayakan Bisnis.
Menurut Yacob Ibrahim (2003:1), studi kelayakan adalah sebagai berikut:
Kegiatan untuk
menilai
sejauh
mana
manfaat
yang
dapat
diperoleh
dalam
melaksanakan suatu
kegiatan usaha atau proyek. Maksud
dari layak atau
tidak layak
tersebut adalah melakukan
perkiraan
bahwa bisnis bisa atau
tidak
bisa
menghasilkan
keuntungan yang layak bila telah dioperasikan.
Menurut
Iban
Sofyan (2003:3), studi
kelayakan bisnis
merupakan suatu
konsep
manajemen keuangan,
terutama
ditujukan dalam rangka
mencari
atau
menemukan
inovasi baru dalam perusahaan.
Menurut Umar,
Husein
(2003:8),
studi
kelayakan
merupakan
penelitian
tentang
layak atau
tidak
layaknya
suatu
proyek
dibangun
untuk
jangka waktu tertentu.
Studi
kelayakan
bisnis merupakan
penelitian
terhadap
rencana
bisnis
yang tidak hanya
menganalisis layak atau tidak layak bisnis dibangun,
tetapi juga saat
dioperasionalkan
secara ruitn
dalam rangka pencapaian
keuntungan
yang
maksimal untuk jangka waktu
yang
tidak ditentukan.
Dengan demikian studi kelayakan juga sering
disamakan
dengan
Feasibility Study, karena
merupakan
suatu
bahan
dalam
mempertimbangkan
dan mengambil suatu keputusan, apakah suatu gagasan usaha atau bisnis yang telah
5
|