|
24
Se elah Perang
Dunia
II,
dengan
menghancurkan
fasilitas
industri
Jepang dan negara
I
diduduki
oleh
sekutu
dengan
kekuatan
militer,
pabrik-pabrik Jepang
didorong
untuk
!
m6mbangun
kembali dan
melanjutkan produksi kendaraan bermotor, terutama
truk dan
I
kehdaraan
angkutan
kota.
Namun, seperti pada
hari-hari sebelum
perang,
impor
mobil
I
asjng dilanjutkan.
Hal
yang
merupakan
rangsangan
nyata
pertama
untuk
industri
otomotif
i
I
dalam
negeri
serta
Hatsudoki Seizo
-
yang
mengadopsi nama
Daihatsu
Motor
Company,
Ltcl pada
tahun
1951 -
adalah pecahnya Perang Korea.
Industri
Jepang pulih,
pesanan
pembelian
dalam
skala
besar
diterima
dari
pemerintah
pendudukan
sekutu.
Pada
1950-an
!
i
mqbil
Jepang
masuk
ke dalam perjanjian
teknis
dengan produsen
Eropa
untuk
!
m
ningkatkan
teknologi
mobil penumpang.
Pemerintah Jepang, tidak
lagi
ditekan
oleh
!
tur\tutan militer
seperti
di
masa
sebelum
perang.
!
2.3.2
Sejarah
dan
Karakteristik Mesin
EFI
I
I I
2.
.2.1
Pengertian
EFI
I
i
M
bil
menggunakan
salah
satu diantara dua peralatan atau sistem
untuk
mengalirkan
'
i
cruppuran
bahan bakar dan udara
dalam perbandingan
yang tepat dan masuk kedalam
i
silinder-silinder sesuai
dengan
tingkat
rpm.
Alat-alat
tersebut
adalah
karburator
atau
EFI.
I
K
dua
alat
ini
mengatur
volume
udara
yang
masuk
sesuai
dari
membukanya
sudut
thrpttle
valve
dan
putaran
mesin,
kedua
alat
ini
menyalurkan
campuran bahan
bakar
dan
udara yang tepat
ke dalam
silinder-silinder
sesuai
dengan
volume
udara
yang
masuk.
|