|
25
K<;mtruksi karburator
adalah sederhana,
dan telah digunakan
harnpir pada keseluruhan
m
sin bensin pada masa
yang
lalu. Tetapi pada
akhir-akhir
ini
untuk memenuhi
i
perrnintaan
untuk
membersihkan
gas
buang
(exhaust
emission),
penggunaan
bahan
bahan
bakar yang
lebih
ekonomis,
kemarnpuan
pengendaraan
yang
telah
disempurnakan
dan
sebagainya,
karburator
saat
ini
harus
dilengkapi
dengan
peralatan
tarnbahan
sehingga
m
mbuat
sistemnya menjadi
rumit
(Complex).
Udtuk
mengganti
sistem
karburator,
kemudian
digunakan
sistem
EFI, untuk
menjarnin
petbandingan bahan·
bakar
dan
udara (air-fuel
ratio)
ke
mesin
dengan
penginjeksian
bahan
yang
bekerja
secara
kelistrikan
sesuai
dengan
kondisi
pengendaraan.
'
2.3.2.2
FUNGSI ECU
Fuhgsi
ECU
secara
umum
dapat
dibagi
dua
bagian
utama;
mengatur waktu
injeksi
(injection timing
control),
dan
mengatur volume
injeksi
(injection
volume control).
!
Pehgaturan waktu
injeksi
ditetapkan
hila setiap
injektor
akan
menginjeksikan
bahan
bakar
ke
dalarn
silinder. Penetapan
ini
berdasarkan
signal primer
ignition (IG).
Injeksi
kontrol
volume
menetapkan berapa
banyak
bahan
bakar
yang
akan
diinjeksikan ke dalarn
I
i
sil!nder.
Penetapan ini
berdasarkan
dari
;
1.
Basic injektion signal, ditentukan
oleh
signal
rpm
mesin
dan signal
udara
masuk, dan 2. Injection
volume correction signal,
juga
'
terdapat
sirkuit
penguat
yang
mengoperasikan
injektor.
|