|
14
atas kredit-kredit y ang
berju mlah
b
esar.
Kolateral
bisa
b
erbentuk
aktiva
ataup un
sep erti tanah, bangun an atau p ersediaan.
5.
Kondisi,
men gacu
kep ada
tren-tren
ekonomi
n
asional
d
an
region al
y
an g bisa
memp engaruhi
kemamp uan
p
elan ggan
untuk
membay ar.
Sebagai
contoh
:
sewaktu
resesi
ekonomi, manajer
kred it
biasany a
memp erketat standar
kredit sebagai
antisip asi terhadap
menurunny a kemamp uan p elanggan
2.3 Persediaan
Persediaan
merup akan
bahan
atau
baran g
y
an g
disimp an
y
ang
akan
digun akan
untuk
memenuhi tujuan tertentu,
misalny a untuk
p
roses
p
roduksi atau
untuk dijual
kembali. Persediaan
dap at
berup a bahan
mentah,
bah an p enolon g, b ahan
dalam p roses,
ataup un barang jad i.
M
enurut M uly adi (2001, p 553), Dalam p erusahaan
manufaktur, p ersediaan terdiri
dari
:
p
ersediaan
p
roduk jadi,
p
ersediaan p roduk dalam
p
roses, p ersediaan bahan
baku,
p
ersediaan bahan
p
enolong, p ersediaan
bah an
hab is
p
akai p abrik, p ersediaan
suku
cadan g.
Dalam
p
erusahaan
dagan g, p ersediaan
hany a
terdiri
dari
satu
golon gan,
y
aitu
p
ersediaan
baran g
dagan gan,
y
an g
merup akan
baran g
y
ang
dibeli
untuk
tujuan
diju al
kembali.
Ada
dua
macam
metode
p
encatatan p ersediaan
menurut
muly adi
(2001,
p
556),
y
aitu
metode
mutasi
p
ersediaan
(perpetual
inventory
method) dan
metode
p
ersediaan
fisik (physica l inventory method). Dalam
metode
mutasi p ersediaan,
setiap
mutasi
p
ersediaan
dicatat
dalam
kartu
p
ersediaan.
Dalam
metode
p
ersediaan
fisik,
hany a
|