![]() 34
Gambar
2.15
memperlihatkan proses
penyisipan watermark
(w)
ke
dalam
objek
asal
(o)
serta
dengan
kunci
penyisipan
(k)
oleh
pemilik
atau
pembuat
objek
teresebut.
Teknik
penyisipan
ini
bisa
bermacam-macam tergantung
algoritma
yang
diterapkan.
Kunci
penyisipan
(k)
digunakan
untuk
mencegah
penghapusan secara
langsung
oleh
pihak yang tidak bertanggung jawab.
2.6.3.2. Pendeteksian
Gambar 2.16 Proses Pendeteksian Watermark
Sumber : Dewi (2001,p22)
|