![]() 23
beragam bagi
konsumen.
Membangun loyalitas
konsumen terhadap
peritel
dengan menghindari
perbandingan di antara
merek-merek lain.
Membangun imange
peritel
yang positif.
Kebebasan dalam pengaturan
pricing strategy
Mempunyai posisi
tawar
yang
lebih baik dalam ekonomi.
Pengendalian persediaan yang
lebih muda.
Harga yang rendah
dipersepsikan dengan
kualitas yang rendah.
Kurangnya dukungan
financial dari
pemasok.
Jika
produk
private label
tersebut gaga!
atau tidak
berhasil memuaskan
konsumen, kecil
kemungkinan
mereka
akan membeli produk
private label
yang lain.
Pemasok
Menutupi peluang
pesaing.
Pemasok dapat memasuki
pasar dengan biaya yang
rendah.
Sebagai secondary product
yang menambah protofolia
produk
perusahaan.
Memproduksi produk
pesaing
untuk melawan market Ieder.
Kesempatan bagi
usaha kecil
yang tidak memiliki modal
besar untuk
memasuki pasar
yang lebih luas.
Memperoleh lebih banyak
ruang dalam rak
gerai.
Pembangunan strategic
partnership dengan retailer.
Hubungan dengan retailer
dapat terganggu jika
produk tidak
berkualitas.
Menciptakan competitor
yang mengancam produk
yang mereka pasarkan.
Pemasok lain
mungkin
menawarkan harga
private !abe/yang lebih
rendah sehingga
memaksakan keuntungan
lebih rendah.
Biaya
penyimpanan yang
tinggi dan
margin
keuntungan yang rendah
Konsumen
Harga lebih rendah untuk.
kualitas yang setara
dengan
produk lain.
Produk berkualitas
rendah.
Persepsi
harag murah =
|