|
18
b. Beri bobot
masing-masing
faktor
tersebut dengan skala
mulai dari 1,0
(paling penting)
sampai 0,0 (tidak penting), berdasarkan pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap posisi
strategis perusahaan. (semua bobot tersebut jumlahnya tidak boleh
melebihi
skor
total
1,00).
c. Hitung rating
(dalam kolom 3)
untuk
masing-masing
faktor dengan
memberikan skala
mulai dari 4 (Outstanding)
sampai
dengan
1
(poor), berdasarkan pengaruh faktor
tersebut terhadap kondisi perusahaan yang bersangkutan. Variabel yang bersifat positif
(semua variabel yang masuk kategori kekuatan) diberi nilai mulai dari +1 sampai
dengan +4 (sangat baik) dengan membandingkannya dengan rata-rata industri atau
dengan pesaing utama. Sedangkan variabel yang bersifat negatif, kebalikannya.
Contohnya, jika kelemahan perusahaan besar sekali dibandingkan dengan rata-rata
industri, nilainya adalah 1, sedangkan jika kelemahan perusahaan dibawah rata-rata
industri, nilainya adalah 4.
2.2.4.4 SWOT Matrix
Matriks Strength
Weakness
Opportunity -Threat (SWOT) merupakan alat
pencocokan
yang
membantu
manajer
mengembangkan empat tipe strategi: strategi SO,
strategi WO, strategi ST, dan strategi WT menurut Rangkuti (2006, p31).
Strategi SO.
Strategi
ini
dibuat
berdasarkan
jalan
pikiran
perusahaan,
yaitu
dengan
memanfaatkan
seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
Strategi ST.
Ini adalah strategi dalam
menggunakan apa
yang dimiliki perusahaan
untuk
mengatasi
|