Home Start Back Next End
  
36
Ekspor  Jasa
Kena
Pajak  oleh
Pengusaha Kena
Pajak.
2.7 
Faktur Pajak  Standar
Menurut
website   www.pajak.net,
Faktur 
Pajak 
Standar
adalah 
faktur 
pajak
yang 
dibuat 
sesuai 
dengan
ketentuan
sebagaimana
ditetapkan
dalam 
Kep.
Dirjen.
Pajak 
No. 
Kep-53/PJ./1994
tanggal
29 
Desember
1994, 
yang 
wajib 
dibuat 
oleh
PKP   yang 
melakukan
penyerahan  BKP 
atau 
.TKP pada   atau 
setelah   tanggal  
1
Januari 
1995.
Bentuk faktur  pajak
standar
dibuat 
dengan
ukuran 
kuarto 
yang
isinya
sesuai  
dengan
ketentuan
yang  
berlaku
(SK.  
Dirjen   Pajak  
No. 
Kep-53/PJ/1994
tanggal29
Desember 1994).
Faktur 
pajak 
standar
harus 
dibuat 
sekurang-kurangnya
dalam 
rangkap
dua
yaitu 
:
Lembar
ke-1 
untuk 
pembeli
BKP 
atau 
penerima
JKP  sebagai 
bukti  Pajak
Masukan
dan 
Lembar
ke-2 
untuk   PKP 
yang 
menerbitkan
faktur 
pajak 
standar
sebagai   bukti 
Pajak 
Keluaran.
Dalam 
hal  faktur   pajak 
standar   dibuat 
lebih 
dari
rangkap
dua, 
maka 
peruntukan
lembar  
ketiga   dan 
seterusnya
harus 
dinyatakan
secara 
jelas 
dalam 
faktur 
pajak 
yang 
bersangkutan,
misalnya
Lembar 
ke-3 
untuk
KPP
dalam  hal
penyerahan BKP
atau
JKP
dilakukan kepada Pemungut PPN.
Faktur 
pajak  standar
juga
harus
memenuhi
syarat  formal 
dimana faktur 
pajak
standar 
paling
sedikit
harus 
memuat
keterangan
:
(1)  Nama, 
alamat, 
dan
NPWP
yang 
melakukan
penyerahan atau 
pembelian
BKP 
atau
JKP; 
(2)
Jenis 
barang 
atau
jasa, 
jumlah
harga 
jual 
atau 
penggantian,
dan 
potongan
harga;      (3) 
PPN 
yang
dipungut; 
(4)  
PPnBM 
yang  
dipungut;     (5)  
Kode,  
nomor    seri  
dan  
tanggal
pembuatan FP;
dan
(6)
Nama, 
jabatan, dan
tanda
tangan yang
berhak.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter