Home Start Back Next End
  
7
2.   Puput
Puser
Atau
"puputan" 
adalah
suatu
upacara
yang
dilakukan
apabila
tali
pusat   bayi   sudah   lepas   (puput).   Orang   Betawi   mengadakan
selamatan
ala kadamya.
3.   Akeke
Upacara
selametan
untuk
anak
yang
baru dilahirkan
dengan
memotong
kambing,
laki-laki
2
ekor
kambing,
perempuan
1
ekor
kambing. Seperti
yang diajarkanjuga dalam agama Islam.
4.   Upacara
Cuci
Tangan
Dilakukan
oleh
para
wanita yang
saat
kelahiran  
bayinya 
telah
mencapai 
umur
40  hari,
karena 
sebelumnya 
si
bayi
dan
ibunya
masih 
dirawat 
oleh 
seorang 
dukun 
beranak 
atau 
Mak 
dukun,
Upacara 
ini
untuk 
pengambil 
alihan 
hak 
dan 
kewajiban 
Mak
Dukun
oleh
ibu
si
bayi
yang
bersangkutan.
Dilaksanakan
sebelum
upacara "Nyukur" rambut si bayi.
5. 
Nyukur
Suatu
upacara
bagi anak
bayi
berusia
40
hari,
yaitu
upacara
menyukur
rambut
bayi.
6. 
Nginjek
Tanah
Biasanya  
diadakan  
upacara  
ini  
apabila  
seorang   bayi  
telah
mencapai
umur delapan
bulan,
diadakan
selamatan
ala
kadamya
dengan 
membuat 
sedekahan 
berupa 
nasi 
dengan 
lauk-pauknya
serta kue-kue, roti, pisang, dan sebagainya.
7.   Upacara
Sunatan
Di  masyarakat 
Betawi, 
sunat 
diartikan 
sebagai 
pembeda.
Maksudnya, 
pembeda 
usia 
antara 
anak-anak 
dengan 
seseorang
yang
sudah
akil
balig.
Orangtuanya
berembuk
atau
berdiskusi
dan
bermusyawarah
dengan
tetua
atau
sesepuh kampung
untuk
melaksanakan
upacara sunat.
8.   Tamatan
Qur'an
Khatam
Qur'an  Khatam
Qur'an
di Betawi
sering
disebut
Tamatan
Qur'an. Upacara
ini
sangat
penting
bagi
orang
Betawi 
karena
ini
sebagai 
pertanda   bahwa 
seseorang  
yang 
sudah 
melaksanakan
upacara 
Tamatan Qur'an
dianggap 
telah 
menjadi
orang 
yang
mengerti
ajaran agama
Islam.
9.   Upacara
Nujuh
Bulanan
Upacara
yang
berkaitan
dengan
masa
kehamilan
7
bulan. Nujuh
diambil
dari
jumlah
hari
yang
berjumlah
7 hari.
Bilangan
tujuh
dipakai  
sebagai   patokan   pada   upacara   nujuh   bulan.
Maksud
upacara adalah
untuk
mendapatkan
rasa aman,
mensyukuri
nikmat
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter